GROUND CHECK

GROUND CHECK KEBUN SUMBER BENIH DAN CALON KEBUN SUMBER BENIH TANAMAN PERKEBUNAN DI PROVINSI JAWA TIMUR

Oleh:

GATI WINDIASTIKA, SP. MP

Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda

Benih   merupakan   salah   satu   komponen   penting   dalam   dunia pertanian. Tidak bisa dipungkiri bahwa peran benih ini sangat besar dalam mendukung kemajuan pertanian. Peran benih dalam dunia pertanian adalah peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas dan peningkatan efisiensi penggunaan benih dari varietas unggul yang bermutu serta berkualitas. Sementara itu kendala penggunaan benih bermutu disebabkan karena produksi benih bersertifikat belum mencukupi kebutuhan, distribusi benih bersertifikat belum merata di seluruh wilayah sentra produksi dan sebagian petani belum menggunakan benih bermutu dalam usaha taninya.

Setiap tahun pemerintah pusat maupun daerah mengalokasikan dana untuk pengembangan sumber benih.  Kebun sumber benih dapat menjadi sumber penyediaan bahan tanam unggul. Selain itu kebun sumber benih dapat  menjadi  tempat  perlindungan  plasma  nutfah.  Oleh  karena  itulah sumber benih yang telah dibangun hendaknya dapat dipelihara dengan baik sebagai upaya untuk mengembangkan sistem perbenihan tanaman yang mampu mewujudkan percepatan pembangunan perbenihan tanaman untuk menghasilkan dan menyediakan benih unggul bermutu secara berkesinambungan dengan memanfaatkan secara maksimal potensi sumberdaya dalam negeri.

Tim ground check kebun sumber benih tanaman perkebunan ProvinsiJawa Timur telah melakukan ground check kebun sumber benih pada tanggal 7 – 9 April 2021 di Kabupaten Malang, Trenggalek, Banyuwangi, Jember dan Bondowoso Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengamatan lapangan terhadap kebun sumber benih (KSB) dan calon KSB, diperoleh hasil sebagai berikut :

1.  Kakao

a. Jumlah kebun induk kakao sebanyak 8 (delapan) kebun, saat ground check terdapat 3 (tiga) kebun sumber yang sudah tidak layak dan dalam proses penghapusan SK yakni PT. Perkebunan Glenmore dan PTPN XII. Evaluasi dijadwalkan pada bulan April  – Mei 2021 oleh BBPPTP Surabaya.

b. Jumlah kebun entres kakao sebanyak 3 (tiga) kebun dan masih layak, dijadwalkan evaluasi pada bulan April – Mei 2021 oleh BBPPTP Surabaya.

2.  Kopi

a. Jumlah   kebun   induk   kopi   sebanyak   5   (lima)   kebun,   evaluasi dijadwalkan pada bulan April – Mei 2021 oleh BBPPTP Surabaya.

b. Jumlah  kebun  entres  kopi  sebanyak  2  (dua)  kebun  dan  belum dilakukan evaluasi dikarenakan keterbatasan anggaran sebab refocusing covid-19. Evaluasi dijadwalkan pada bulan April – Mei 2021 oleh BBPPTP Surabaya.

3.  Jambu Mete

Jumlah BPT jambu mete sebanyak 7 (tujuh) blok, telah dievaluasi 2 (dua) blok pada  tahun 2019 dan masih layak.  Untuk  5 (lima)  blok  sisanya direncanakan akan dievaluasi pada tahun 2021 oleh UPT PSBP Prov. Jatim.

4.  Kelapa

a. Jumlah  kebun  sumber  kelapa  dalam  unggul  Banyuwangi  (DBG) sebanyak 4 (empat) kebun, kondisi kebun kurang terawat, akan dievaluasi tahun 2021 oleh UPT PSBP Prov. Jatim.

b. Jumlah  kebun  sumber  kelapa  dalam  unggul  lokal   sebanyak  8 (delapan) kebun, kondisi kebun terawat dan dipanen setiap hari. Evaluasi dilakukan tahun 2021 oleh UPT PSBP Prov. Jatim.

5.  Seraiwangi

Jumlah kebun sumber benih Seraiwangi Varietas Sitrona 2 Agribun sebanyak 1 (satu) kebun, kondisi kebun terawat, dievaluasi tahun 2021 oleh UPT PSBP Prov. Jatim.

6.  Nilam

a. Jumlah kebun sumber benih Nilam Varietas Patchoulina 2 sebanyak 1 (satu) kebun, kondisi kebun terawat, dievaluasi tahun 2021 oleh UPT PSBP Prov. Jatim.

b. Kebun  sumber  benih  Nilam  Varietas  Patchoulina  2  milik  Djoko Sarwono sudah dihapus tahun 2018.

7.  Tebu

Terdapat 17 (tujuh belas) kebun sudah menjadi KTG (Kebun Tebu Giling)

dan sudah tidak bisa menjadi kebun sumber benih.

8.  Cengkeh

a. Pembangunan kebun induk cengkeh Varietas Zanzibar seluas 3 ha, status  kepemilikan  lahan  milik  KT.  Margo  Makmur  Desa  Ngulung Kulon Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek saat ini berumur

4 tahun dengan populasi 300 pohon, kondisi tanaman terawat.

b. Jumlah  kebun  induk  cengkeh  unggul  lokal  sebanyak  10  (sepuluh) kebun, kondisi kebun terawat. Evaluasi direncanakan tahun 2021 oleh UPT PSBP Prov. Jatim. Terdapat informasi sebagian lokasi kebun di Desa   Bangon   dan   Desa   Ngulung   Kulon   kemungkinan   terkena pembangunan JLS (Jalur Lintas Selatan).

9.  Cabe Jamu

Jumlah kebun sumber benih cabe jamu sebanyak 2 (dua) kebun, kondisi kebun terawat. SK terbit pada bulan Desember 2020.

SUMBER

Anonymous.    2016.    Strategi    Pembangunan    Kebun    Sumber    Benih (Seharusnya).    http://benihperkebunan.com/index.php/2-uncategorised/

154-strategi-pembangunan-kebun-sumber-benih-seharusnya. Anonymous.   2018.   Bimbingan   Teknis   Pembangunan   Kebun   Sumber Penyediaan       Benih       Tanaman       Tahunan       dan       Penyegar. http://disbun.sumutprov.go.id/?p=1471

Anonymous. 2019. Kementan luncurkan program bun500 : benih unggul 500 juta batang. https://ditjenbun.pertanian.go.id/kementan-luncurkan- program-bun500-benih-unggul-500-juta-batang-2/

DPKP      DIY.      2021.      Kemandirian      Benih      Adalah      Keniscayaan. https://dpkp.jogjaprov.go.id/baca/Kemandirian+Benih+Adalah+Keniscay aan/110221/dc1e61030809625108bc84bbfa248d5ab0ee3ec7b86ad7ac af6b49f5df9bd6a2278

http://disperta.pasuruankab.go.id/data/files/JATIM.pdf

No Comments

Tuliskan Komentar