NURSERY

PERANAN NURSERY DI JAWA TIMUR DALAM PENYEDIAAN BIBIT KOMODITAS UNGGULAN PERKEBUNAN

Oleh :

GATI WINDIASTIKA, SP. MP.

Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda

 

Salah satu kegiatan utama dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian adalah kegiatan Pengembangan Logistik Benih. Kegiatan dimaksud antara lain mencakup penyediaan benih, kebun sumber benih, pembangunan nursery, desa mandiri benih dan pembinaan penangkar benih.

Dalam rangka mewujudkan kegiatan pengembangan logistik benih, maka  pada tahun 2019 BBPPTP Surabaya telah membangun nursery dan laboratorium kultur jaringan  untuk tanaman tebu di Kabupaten Tuban (Jawa Timur). Pada tahun 2020 dibangun nursery untuk aklimatisasi benih tebu hasil dari laboratorium kultur jaringan di Tuban. Nursery ini dibangun di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang. Kehadiran Nursery ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi Mahasiswa Polbangtan Malang untuk berlatih dan menambah kompetensi di bidang perbenihan tebu. Selain itu nursery yang dibangun ini nantinya akan sangat mendukung rencana Kementerian Pertanian untuk membuat model percontohan Pertanian Modern Tebu yang akan dibangun di lahan Kebun Penelitian  milik Polbangtan Malang dengan melibatkan beberapa instansi terkait, swasta dan petani.

Selain itu juga dibangun nursery untuk perbenihan kopi di Kabupaten Probolinggo.

Dalam rangka mengakselerasi penyediaan benih unggul tanaman perkebunan khususnya untuk perkebunan rakyat, maka Direktorat Jendral Perkebunan (DIRJENBUN) tahun 2020-2024 memiliki program penyediaan logistik benih perkebunan. Program ini diwujudkan melalui penyediaan benih bermutu oleh pemerintah melalui pengembangan kebun sumber benih (KBS) dan nursery modern di sejumlah kawasan sentra perkebunan komoditas tanaman perkebunan.

perkebunan merupakan subsektor yang paling menjanjikan untuk peningkatan devisa dan peningkatan kesejahteraan

 

"Penyediaan benih ini kita wujudkan dengan membangun kebun entres dan nursery. Ke depan kebun bibit ini dibangun di setiap daerah sehingga daerah menghasilkan benih sendiri, tidak perlu didatangkan dari luar daerah

Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong masuknya investasi dan peningkatan produksi melalui inovasi teknologi dan penyediaan bibit unggulan serta berupaya meningkatkan ekspor komoditas perkebunan

Menurutnya, saat ini perlu ada daerah sentra-sentra produk komoditas perkebunan, yang mencakup hulu sampai hillir. Dengan cashflow dan perencanaan yang baik, usaha di subsektor perkebunan akan berjalan dengan baik, menguntungkan, dan dapat menarik investor sebanyak mungkin karena investasi yang dikeluarkan cukup kecil dan memerlukan waktu yang tidak begitu lama untuk mendapatkan hasil.

"Ujung dari sektor perkebunan adalah industri hilirnya karena nilainya akan jauh lebih tinggi dibandingkan jika hanya di hulu saja. Jadi, memang harus dihitung sampai ke pasarnya karena saat kita tidak menghitung pasar dan industrinya, di sana biasanya terjadi kegagalan

Oleh karena itu, Syahrul menekankan, saat ini perlu inovasi dalam pemikiran dan aplikasi program-program perkebunan. Penerapan ilmu dan teknologi baru menjadi penting sehingga pemanfaatan teknologi informasi, aplikasi Android, digitalisasi, dan IoT terus ditingkatkan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan Kasdi Subagyono menjelaskan, salah satu fokus kegiatan 2020–2024 pada sektor perkebunan, yakni Membangun Logistik Benih Perkebunan dalam rangka peningkatan penyediaan benih berkualitas. Kegiatan ini guna meningkatkan produksi yang memiliki kualitas ekspor dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Penyediaan benih ini kita wujudkan dengan membangun kebun entres dan nursery. Ke depan kebun bibit ini dibangun di setiap daerah sehingga daerah menghasilkan benih sendiri, tidak perlu didatangkan dari luar daerah

 

 

PENGENDALIAN PENYAKIT LUKA API PADA TANAMAN TEBU DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Aunillah, Asif. 2020. FGD Koordinasi Pembangunan Nursery

rosmayanti. 2019. Sektor Perkebunan Andalan Devisa dan Kesejahteraan Petani.

 

 

BALITTAS. 2020. Prosiding Seminar Nasional Status dan Inovasi Teknologi Tanaman Tebu ” Inovasi Teknologi on Farm Tebu untuk Mendukung Upaya Pemenuhan Kebutuhan dan Swasembada Gula Nasional”//PENYUNTING, BUDI HARIYONO [ET AL.]. –MALANG.

Hidayah, Nurul. 2018. Ancaman Luka Api pada Perkebunan Tebu. Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat.

Nurindah dan Yulianti, Titik. 2018. Strategi Pengelolaan Serangga Hama dan Penyakit Tebu dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri. ISSN: 2085-6717, e-ISSN: 2406-8853. Vol. 10(1), April 2018:39?53.

Artikel Terkait

KOPI ASLI KABUPATEN PASURUAN

KOPI ASLI KABUPATEN PASURUAN PENGGERAK EKONOMI PETANI KOPI PASURUAN MENUJU CITA RASA INTERNASIONAL

Oleh :

GATIRead More

No Comments

Tuliskan Komentar